Jobsheet 005 (Static Routing 3 Router)




 
Nama : Muhammad Rais Aufydin Maraya
Konfigurasi Mikrotik
Static Routing 3 Router
Tanggal : 1 Agustus 2015
Kelas : XII TKJ 4
SK/KD : Keamanan jaringan
No. JobSheet : 005
Guru Produktif : Bang Maman




I.     TOPOLOGI YANG AKAN DIGUNAKAN

II.    TUJUAN KONFIGURASI

Siswa dapat mengerti dan dapat mengkonfigurasi static routing.


III.    ALAT DAN BAHAN

 - Virtualbox
 - Mikrotik ROS (yang sudah terinstall di virtualbox)
 - Windows Xp  (yang sudah terinstall di virtualbox)
 - GNS3
 - Winbox
 - Dasar Mikrotik (Bisa dilihat disini )
 - Dasar GNS3 (Bisa dilihat disini )

IV.    LANGKAH-LANGKAH KONFIGURASI

Jobsheet ke 5 ini merujuk ke jobsheet sebelumnya (jobshet 1 - 4), jadi ada baiknya sebelum anda melakukan konfigurasi untuk jonsheet ke 5 (Static router 3 router) anda membaca jobsheet sebelumnya.


1. Buka program GNS3
2. Tambahkan device berikut cari di menu "Browser all device" di menu kanan (3 Vpcs [PC1, PC2, & PC3] dan 3 Router yang terhubung pada virtualbox [R1, R2, & R3]
3. Ubah nama Setiap Router berturut-turut menjadi R1,R2, dan R3 (untuk mempermudah konfigurasi)

4. Tambahkan Ip, dengan memaasukkan perintah dibawah ini pada router1 (R1) :
ip address add address 192.168.10.1/24 interface=ether1ip address add address 1.1.1.1/30 interface=ether2
lalu berikan Ip route untuk router1 (R1), dengan perintah:




ip route add dst-address 192.168.30.0/24 gateway 1.1.1.2ip route add dst-address  2.2.2.0/30 gateway 1.1.1.2ip route add dst-address 192.168.20.0/24 gateway 1.1.1.2
5. Pada router2 (R2) lakukan halyang sama seperti router1 (R1), yaitu pemberian ip dengan perintah:

ip address add address 192.168.20.1/24 interface=ether1ip address add address 1.1.1.2/30 interface=ether2ip address add address 2.2.2.1/30 interface=ether3
 lalu berikan ip route sama seperti router1 (R1) dengan perintah:


ip route add dst-address 192.168.10.0/24 gateway 1.1.1.1ip route add dst-address 192.168.30.0/24 gateway 2.2.2.2
6. Sama halnya dengan router1 (R1) dan router2 (R2), pada router3 (R3) juga dilakukan peberian ip address, dengan perintah:

ip address add address 2.2.2.2/30 interface=ether2ip address add address 192.168.30.1/24 interface=ether1
lalu berikan ip route sama seperti router1 (R1) dan router2 (R2) dengan perintah:


ip route add dst-address 192.168.20.0/24 gateway 2.2.2.1ip route add dst-address 192.168.10.0/24 gateway 2.2.2.1ip route add dst-address 1.1.1.0/30 gateway 2.2.2.1
Setelah selasai konfigurasi pada setiap router, sekarang berikan ip untuk setiap pc client (VPCS), dengan perintah berikut:

lakukan klik kanan dan pilih terminal pada pc (VPCS)
 - PC1, Masukkan perintah berikut : 
ip 192.168.10.2 24 192.168.10.1
 - PC2 :
ip 192.168.20.2 24 192.168.20.1
 - PC3 :
ip 192.168.30.2 24 192.168.30.1

V.    TESTING KONFIGURASI

Kemudian untuk test konfigurasi, lakukan ping dari satu PC ke PC lainnya

VI.   KESIMPULAN
Routing static adalah jenis routing yang dilakukan admin/pengelola jaringan untuk mengkonfigurasi informasi tentang jaringan yang dituju secara manual. jadi nanti ada konfigurasi jaringan yang otomatis yang tentunya lebih mudah, silahkan baca jobsheet selanjutnya.
Previous
Next Post »